Showing posts with label Fridist. Show all posts
Showing posts with label Fridist. Show all posts

Sunday, August 30, 2009

Fridist client gagal connect

Fakta di TKP

Server menggunakan WinXP yang baru di format karena adanya worm atau malware yang aku gak tahu jenisnya. Antivirus yang digunakan adalah PCTools dengan setting Firewall pasif baik pada client maupun server. Aku gak tahu persis apakah ada hubungannya atau tidak, yang jelas aku periksa netmask pada settingan LAN dibuat teramat kecil yang kemudian aku kembalikan ke standar yaitu 255.255.255.0
Setelah diinstal Fridist di client, ditemukan bahwa pinging sukses dilakukan dari client ke Server dan sebaliknya, bahkan sharing folder pun juga tidak ditemukan masalah.

Pada waktu setting ODBC secara manual, diketahui bahwa dari pc client dapat "membaca" adanya instant/service MSSQL di pc server. Namun setiap kali mengisi user n password selalu ditolak oleh server, dan dari pc client selalu gagal masuk ke server.

Menyelidik

Waktu sudah beranjak malam dan tanpa dapat ditahan lagi oleh kolegaku akhirnya melepas admin pulang karena adzan tanda waktu sholat Isya yang akan disusul dengan shalat tarawih berkumandang jelas dari ruangan kami bekerja, bersamaan dengan percobaan ke sekian kalinya aku mencoba login via ODBC dari client ke server yang masih gagal juga.

Terpancar rasa frustrasi dari rekan yang mulai tidak sabar menunggu keajaiban. Menginstal Fridist client yang biasanya tidak lebih dari setengah jam, namun sekarang sudah hampir 2 jam berlalu tapi tak kunjung berhasil. Aku pun mulai jenuh, hampir segala cara sudah diupayakan, satu yang tak aku lakukan dan sangat aku hindari --karena Fridist server berjalan sangat bagus-- yaitu: install ulang Fridist server !

Pada menit kesekian, muncul keinginanku untuk membuka SQLdBx dari client untuk menarik data dari server untuk "mengklarifikasi" semua kejanggalan yang muncul. Dan ... yup! dari SQLdBx yang dijalankan di client ternyata aku tidak bisa "melihat" service/instant SQL di server. Karena yakin ODBC dari client bisa "melihat" service/instant SQL di server, aku mencoba melakukan "paksaan" dengan mendaftarkan server secara manual pada SQLdBx dan hasilnya... SQLdBx berjalan dengan baik, dari client dapat mengakses semua data yang ada di server.

Yup... satu langkah maju sudah aku buat dan buru-buru aku buka Fridist di client dan benar saja dugaanku, kini Fridist client berfungsi dengan baik.

Kesimpulan

Ada satu tambahan checklist yang harus aku tambahkan jika Fridist client tidak dapat "ngobrol" dengan Server meski Fridist di Server berjalan dengan sangat baik, tidak perlu buru2 install ulang Fridist Server, tapi cukup memeriksa dengan SQLdBx dan kalo perlu "meregister paksa/manual" komputer server pada SQLdBx yang dijalankan di client.

Semoga bermanfaat.
@purbalingga

Tuesday, August 4, 2009

Table Column List di SQLdbx

Yup...
Akhirnya aku dapat juga cara untuk menampilkan daftar Field pada SQLDbx, memang caranya agak sedikit berbeda dari yang biasa dilakukan di MySQL,

Untuk di SQLDbx, dapat dilakuan dengan:

SELECT COLUMN_NAME, DATA_TYPE, COLUMN_DEFAULT, IS_NULLABLE, CHARACTER_MAXIMUM_LENGTH
FROM information_schema.COLUMNS
WHERE table_name=''
ORDER BY ORDINAL_POSITION
;

Selamat mencoba

Saturday, August 1, 2009

Notebook mati mendadak

Menganalisa
"Ayah..." jerit Si sulung. "NB nya tiba-tiba mati sendiri lho, Yah". Kemudian dia menambahkan penjelasannya, "Aku cuma main game-online dan Facebook, kok". Langsung saja aku hampiri dia, kemudian memeriksa NB yang sedang dipakainya. Aku raba casingnya. Hmm memang sedikit lebih panas dari biasanya. Analisisku mengatakan ada yang gak beres dengan system pendinginnya sehingga NB jadi overheating dan kemudian sistem pengaman panas dijalankan sehingga NB mati mendadak.

Memantau
Agar tidak cuma dapat menuduh bahwa yang menyebabkan matinya NB secara tiba-tiba adalah kerena overheating, maka aku cari software gratis pemantau suhu system komputer. Banyak pilihan yang ada diinternet, dengan mengandalkan eyang Google ditemukan beberapa diantaranya: HMonitor 4.4.3.3, MotherboarMonitor 5.370, CoreTemp32 dan RealTemp 3.o0.
Berdasakan kemudahan pakai akhirnya aku memutuskan memasang RealTemp 3,00 untuk memantau NB selama dalam proses uji pakai yang menguras resource agar skenario matinya NB terulang kembali sambil mencatat angka indikator suhu NB.
Dan benar saja, ketika NB digunakan untuk batch-download dengan FDM, mendengarkan MP3, Scan Antivirus sambil main game-online, RealTemp menampilkan suhu dalam satuan derajat Celcius yang terus menanjak naik hingga melewati angka 75 dan akhirnya shutt-off ketika angka menunjukkan 85.

Memutuskan
Aliran udara yang kurang lancar di dasar NB menjadi alasanku untuk membeli NB Cooling Pad yang dilengkapi dengan 2 kipas pendingin, dengan harapan semakin lancar aliran udara masuk dari dasar NB ke kipas penghisap untuk dibuang ke bagian belakang casing, akan dapat menjinakkan overheating yang terjadi pada NB yang dibeli belum genap setahun ini.
Yup... ternyata Cooling-pad 2 kipas bukanlah obat patent untuk kasus ini, karena setelah skenario diulang ternyata... RealTemp masih menampilkan angka menanjak dari 75 terus menaik hingga 85 dan pet... NB kembali mengalami shutt-off meski di dasarnya masih dihembus dengan CP 2 kipas.
Kejadian tersebut kontan menjadikan kipas pendingin processor dalam NB menjadi tertuduh, karena tidak dapat bekerja maksimal menghisap udara bawah NB (yang sudah dibantu oleh CP 2 kipas) untuk mendinginkan processor dan system NB. Rasa malas mengantar NB ke service centre di bilangan Mangga Dua, mendorongku mencari kambing hitam lain atas kegagalan pendinginan system NB ini.

Rencana B
Dan.... aku perhatikan bahwa pada kipas Cooling Pad terdapat butiran lembut debu putih yang menempel baik di kisi-kisi maupun di sekitar dinding kipas bagian dalam. Aha, mungkin inilah penyebab kipas internal NB tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik, pikirku. Tapi bagaimana membersihkan NB tanpa merusak segelnya? Yup... pilihan jatuh pada vacum cleaner yang cukup kuat yang biasa digunakan untuk menghisap debu karpet (1400 watt). Caranya pun agak unik, aku tutup semua ventilasi di bawah NB kecuali yang tepat dibawah kipas processor dengan pita perekat. Kemudian dengan selang penghisap dari vaccum cleaner yang ditempatkan persis pada ventilasi udara yang berada tepat di bawah kipas processor, dan hanya ada satu ventilasi yang bebas dari isolasi perekat yaitu tempat keluarnya udara panas. Tujuannya adalah membalik arah aliran udara pada waktu NB bekerja. Logikanya sederhana, karena banyak debu berkumpul di saluran udara masuk maka aliran udara untuk mendinginkan processor jadi tidak maksimal, ini yang harus dihisap balik keluar dari saluran udara masuk.

Hasilnya
Deng 2x.... hasilnya sangat memuaskan, bahkan tanpa cooling-pad sekalipun pada saat dilakukan 'burning test' suhu NB tidak lebih dari 70 derajat celcius. Ohya sedikit tambahan dari teman kantor, jangan main NB di atas kasur atau di atas permukaan yang lunak karena itu akan menutup aliran udara masuk ke NB yang sangat berguna untuk mendinginkan system komputer Anda. Beberapa NB memang mendesain aliran udara masuk dari samping, tapi tidak sedikit yang masih mendesain aliran udara masuk untuk mendinginkan NB dari arah bawah casing.

Monday, January 26, 2009

Mematikan AutoRun

Kill Autorun

Beberapa jenis virus biasanya memanfaatkan autorun dan autoplay sebagai modus awal untuk menginfeksi dan menggandakan dirinya. Yaitu melalui file autorun.inf dengan command [autorun]open=namafilevirus.exe. Dan file tersebut akan tereksekusi ketika flash disk dimasukkan ke dalam komputer kita dalam keadaan komputer autorunnya aktif. Nah, untuk menonaktifkan, begini caranya:

  1. Buka Registry Editor, dengan cara klik Start Menu > Run dan ketik regedit dan klik OK
  2. Cari Lokasi :
  • KEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer”
  • Buat key baru ( Klik kanan > New > DWORD Value ) beri nama : NoDriveAutoRun
  1. Double klik untuk mengisi nilai ( data ). Pilih Base : Decimal dan isikan Value data dengan nilai 67108863
  2. Jika diperlukan, dapat juga menambahkan nilai yang sama di “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer”
  3. Restart Komputer

Dengan penambahan setting ini, maka ketika kita memasang flashdisk, windows tidak akan otomatis melakukan autorun seenaknya sendiri. Sekian, semoga bermanfaat.

Thursday, October 30, 2008

Fridist - Solusi QOH Minus #1

Apa Masalahnya?

Produk yang diterima oleh Distributor dari Principal dengan kode baru acapkali terjadi, sehingga Distributor mempunyai stock sejenis dengan beberapa kode-produk. Kode-kode produk itu sama tetapi merujuk pada produk yang sejenis/serupa. Atau bahkan hanya untuk produk yang bersifat temporer (promo). Masalahnya timbul ketika produk yang dijual oleh Salesman tidak dapat diproses oleh Sales Admin karena kesalahan dalam penulisan kode-produk karena produk reguler sudah tidak mencukupi/habis.

Alternatif solusinya:
System harus dapat menampilkan saran kepada user apakah akan mengganti produk yang tidak tersedia tersebut dengan produk sejenis dalam parent-code nya. Contoh nyata adalah ketika produk A2 tidak dapat diproses karena barang tersebut tidak tersedia, sementara barang A7 adalah barang sejenis masih memiliki stock yang cukup. Maka system akan menampilkan pilihan semua produk dalam parent code yang sama, dengan rincian kolom: pilih, kode-barang, nama-barang, saldo (crt/unit).

Jika semua item-produk dalam parent-code yang sama tidak ada stok, baru lah komputer akan menampilkan pesan kesalahan: "Tidak ada stok (QOH Minus)"

Harapannya?
Dengan dibuatkan solusi seperti tersebut di atas, maka diharapkan dapat mengurangi kesalahan dalam pencatatan penjualan yang disebabkan team sales-force di lapangan lupa menuliskan apakah yang dijual itu produk promo atau produk reguler.

Monday, October 20, 2008

Sejarah Gorontalo

Di antara kesibukan training admin dan pendampingan implementasi program Fridist, aku sempatkan singgah di situs bukti sejarah kemerdekaan NKRI yang ada di Gorontalo, yaitu situs pendaratan pesawat amphibi yg ditumpangi presiden pertama RI, Ir Soekarno. Situs sejarah yg terletak di tepi danau Limboto sedang dipugar. Danau Limboto sendiri keadaannya sangat memprihatinkan dan mungkin saja akan hilang dari peta kalo tidak segera ditangani.

Manado Fridist Angels

Berpose disela-sela training Fridist di kantor ASO Manado. Ki-ka: Amel, Joan, Feyke. Ayo jangan pantang menyerah dan Semoga cepat menguasai materi trainning, dan diterapkan pada distributor masing-masing. Training berlangsung 13-18 okt 2008.

Sunday, October 19, 2008

Tour de Manado - Gorontalo #1

Perjalanan darat 'tour de Manado - Gororontalo' minggu 17 okt 2008, harus berhenti sejenak di depam kantor desa Batutajam karena mobil travel kami harus bantu travel lain se perusahaan yang harus ganti ban. Bikin dokumentasi dulu ah... sekalian test efek bw dari ponsel.

Danau Tondano R1

habis makan ikan bakar dgn dabu-dabu sejenis sambal khas Manado dgn ASM Manado n keluarga, mejeng dulu depan resto d pinggir danau. thanks to pak Surya n fam.

Saturday, August 30, 2008

Jatim Rollout (1)

Tibalah saatnya kami harus meninggalkan Kantor Pusat untuk melanjutkan 'gerilya' ke medan pertempuran selanjutnya, yaitu Kota Pahlawan: Surabaya, dalam sebuah misi gerilya yang dapat disebut dengan Gerilya Rollout Phase ke-4.

Pada Gerilya Rollout Phase ke-4 ini, kami bagi team menjadi 3 regu. Masing-masing adalah regu utama bertugas di seluruh wilayah Jawa Timur yang berbase-camp di Surabaya, terdiri dari PS (Dan-gu), SF (teknik dan perbekalan), RAP, DR, BR, JFA (pusat radar) dan EAH (pusat data). Regu ke-2 bertugas di pulau Bali dan berpangkalan di Denpasar (Jimbaran?), sedangkan regu ketiga mendarat dan mengambil pangkalan di Balikpapan, bekerja untuk wilayah Kalimantan Timur berawak: JWB dan MP.

Ada cerita unik dibalik keberangkatan regu utama, yang lagi-lagi tidak menggunakan strategi serangan kilat, tetapi lebih mengedepankan serangan sporadis dengan memberangkatkan anggota team dalam 2 gelombang keberangkatan, yaitu: team pertama berangkat 4-Aug, sedangkan team kedua berangkat 7-Aug, yaitu: EAH dan BRG. Unfortunally keberangkatan ke Bandara terganggu pawai kampaye pilkada sehingga waktu EAH dan BRG sampai ke counter Garuda reservasi sudah ditutup.

Diputuskan untuk menghubungi markas besar dan berusaha mengganti jam keberangkatan
, ternyata hanya lolos 1 orang yang berangkat ke Surabaya itupun: jam penerbangan terakhir! dan yang seorang lagi - BRG harus tidur di trolly dan menginap di Bandara, agar tidak ketinggalan penerbangan pertama esok harinya.

Wah... benar2 pahlawan Fridist... ampe tidur di Bandara (eh termasuk lembur ga ya?)

Sunday, August 3, 2008

Rollout End Jateng (2)

Team rollout Fridist di Jateng/DIY juga berkesempatan mengikuti meeting "Business Plan" yang dibawakan langsung oleh Bapak Yayan (SM), yang antara lain berisi paparan tentang pilihan strategi yang dapat diterapkan dalam perencanaan bisnis di tahun mendatang.

Paparan yang sangat menarik. Strategi yang dapat diambil antara lain strategi: Gerilya, Bertahan, Menyisir dan Menyerang, masing masing dijelaskan dengan kondisi-kondisi khusus yang melekat yang ada pada (produk) kita dan produk kompetitor /pesaing. Kondisi ini sangat menentukan pilihan strategi yang tepat untuk mencapai hasil yang maksimal. Seperti dicontohkan jika kondisi (produk) kita di satu wilayah/daerah pertempuran jauh lebih kuat dan lebih hebat dibandingkan dengan kompetitor tidak tepat digunakan strategi gerilya, tapi lebih tepat dipilih antara strategi bertahan atau strategi menyerang.

Tak kalah surprised, sehabis paparan datanglah acara pelepasan Bapak Lukito selaku ASM Semarang yang tanpa sepengatuhannya dihadirkanlah keluarga beliau dari Istri dan putra-putrinya. Selamat bertugas ditempat baru pak Luki, semoga LEBIH sukses lagi !!!

(wah... mau ketemu Fridist lagi dong nanti)

Rollout End Jateng (1)

Menutup secara resmi rollout Fridist di Jateng/DIY, pak Yayan secara resmi mengundang seluruh team Fridist untuk memberikan evaluasi bersama dengan seluruh: SS - ASM dan SM, pada 25 July 2008 bertempat di kantor SO Central Java kompleks pergudangan Candi Semarang.

Pada mulanya evaluasi berjalan cukup lancar, sampai pada saatnya membahas "credit note" dan BABR serta "tukar guling"... pembahasan tiba-tiba menjadi sangaaat aloot dan sangaaat lamban, sampai-sampai berkali-kali dibahas dan dan diulas. Namun yang pasti, semua sepakat bahwa kontrol yang dapat dilakukan oleh system Fridist jauh lebih baik dan lebih memadai dibandingkan dengan system lama.

Saya berkesempatan memimpin evaluasi rollout Fridist ini, menerima masukan yang cukup berharga dari Bapak SM, yaitu: agar team dapat memberikan "Tugas Harian SA" dalam bentuk flowchart sederhana dengan "working instruction" yang beliau sampaikan sesaat sebelum meeting di mulai. Beliau juga menyampaikan keluhannya ada sementara oknun dari team Fridist yang lebih banyak men-"judge" dan bukannya lebih banyak memberikan solusi dan jalan keluar, dan berharap semoga tidak terjadi di kemudian hari...

Semoga.

Persiapan Rollout Jatim

Jeda antara rollout Jateng dan Jatim diisi dengan beberapa kegiatan rutin dan tidak rutin. Termasuk yang rutin diantaranya adalah:
  1. Menyelesaikan cash advance rollout lalu di Jateng dan membuat cash advance yang baru untuk Jatim.
  2. Meeting evaluasi rollout lama, yaitu di Jateng dan mempersiapkan rollout di Jatim, khusus jeda kali ini juga dibuat draft team ke Sumatera (tidak termasuk Aceh dan Palembang) mempertimbangkan bahwa penerbangan akan sangat padat karena memasuki 'peak session' hari raya Iedul Fitri 1429H
  3. Mempersiapkan materi dan hal lain terkait dengan rollout di Jatim, seperti Customer Base dan ROID.

Sedangkan yang termasuk kegiatan tidak rutin/tidak biasa, adalah adanya dua kali acara makan-makan. Acara makan-makan pertama dilasungkan di lantai-1 head office, kamis 31 Jul 2008 dalam rangka melepas kawan lama di lingkungan "brother land alias tanah abang" yang hijrah ke perusahaan lain ialah Mr. SP. Dan... makan-makan yang kedua diadakan di telaga cibubur junction pada jumat 01 Aug 2008 untuk melepas kawan dari konsultan Erakomp Jefry yang juga mengakhiri karirnya di Erakomp, sekaligus secara resmi memperkenalkan penggantinya yaitu: Angga.

Catatan:
Tidak seperti pada persiapan rollut sebelumnya, persiapan rollout di Jatim menimbulkan sedikit kegetiran dibenakku karena master data kurang dipersiapkan dengan baik, apalagi langsung diserahkan kepada junior seperti RAP dan bukan diserahkan dan dipantau langsung oleh AS selaku penanggungjawab area, seperti pada rollout sebelumnya. Semoga prediksiku tidak terbukti.